Jumat, 16 November 2018

Cara Mengatur Atau Penataan Perlengkapan Baby Shop | Konsultan Bisnis Manajemen


KONSULTAN MANAJEMEN

KONSULTAN BABY SHOP

TERPECAYA, +62 813-9864-6177, Tips Mengatur, Cara Penataan, Perlengkapan Baby Shop, Baby Shop, Konsultan Baby Shop, Bisnis Baby Shop


CARA MENGATUR ATAU PENATAAN PERLENGKAPAN BABY SHOP - Ketika usia kandungan menginjak bulan akhir, orang tua calon bayi akan menyiapkan beberapa perlengkapan yang harus ada atau wajib ada. Banyak kebutuhan dari persiapan persalinan sampai beberapa hal-hal kecil yang sudah pasti tidak boleh ada yang terlewatkan. Melalui hasil USG (Ultrasonography), gender atau jenis kelamin anak anda akan bisa dipastikan, maka dari itu persiapan mulai dari nama hingga alat perlengkapan bayi baru lahirpun sudah harus disiapkan. Banyak toko yang menjual alat perlengkapan bayi baru lahir, perlengkapan bayi yang wajib ada untuk kelahiran pertama adalah dot, bantal bayi, pakaian bayi, dan juga perlengkapan bepergian untuk si bayi. Dan yang terpenting juga beberapa perlengkapan kesehatan si bayi. Mainan juga sangat penting untuk menenangkan bayi ketika menangis, selain itu beberapa peralatan mandi bayi seperti sabun khusus bayi dan perlengkapan-perlengkapan lainnya.
Anda harus memperhatikan hal-hal penting saat belanja alat perlengkapan bayi. Dikarenakan perkembangan tumbuh bayi sangat cepat jadi anda harus belanja barang-barang itu dengan bijak. Belilah dengan jumlah yang cukup, tidak berlebih ataupun kurang. Terlebih lagi berat badan si bayi juga belum bisa dipastikan, sehingga menjadi bijak adalah hal yang penting. Adapun perlengkapan bayi yang harus segera disiapkan dalam mendekati kelahiran adalah pakaian, baju tangan panjang dan celana panjang dengan bahan yang halus dan tipis. Atasan dengan ukuran lengan pendek, topi khusus bayi, sarung tangan bayi yang banyak macamnya dan jangan sampai ketinggalan kaos kaki bayi. Alat perlengkapan bayi yang harus ada lainnya adalah jumper bayi, untuk popok bayi gunakan popok dari kain yang dapat dicuci ulang.
Gurita bayi dan bedong kain, serta jaket bayi. Celemek lebih baik menggunakan jenis velkro supaya Anda tidak terlalu repot dalam mengikat tali celemek pada belakang leher si bayi. Sedangkan untuk keperluan mandi bayi, ada banyak alat perlengkapan bayi mandi yang diperlukan seperti bak mandi bayi, perlak mandi sebagai alas ganti pakaian. Sabun dan shampo khusus bayi sangat penting, biasanya produk sabun dan shampo mandi bayi dapat digunakan untuk badan dan rambut bayi dalam satu jenis produk. Anda juga harus mensiapkan bedak bayi, compact powder, dan tisu basah khusus bayi. Handuk bayi haruslah nyaman dan halus karena sangat penting untuk bayi yang baru lahir. Baby oil, dan body lotion khusus bayi, diaper krim, serta mainan bayi juga termasuk alat perlengkapan bayi yang dibutuhkan namun tidak wajib ada. Tak kalah penting juga minyak telon khusus bayi. Sedang alat perlengkapan bayi untuk tidur ada beberapa yang diperlukan yakni, baby box ataupun kasur bayi khusus, bantal guling mini untuk bayi, sedangkan alas tidur bayi gunakanlah kain yang bisa mudah menyerap keringat, dan kelambu juga cover bed bayi. Itulah alat-alat perlengkapan bayi yang baru lahir dan wajib ada.

Beberapa Cara Display Barang di Minimarket
Display produk pada rak di minimarket mempunyai peranan yang sangat besar dalam menentukan keberhasilan. Pasalnya penataan barang bisa mempengaruhi barang tersebut laku terjual atau justru masuk ke daftar nota retur karena expired. Untuk itu, perlu adanya pemahaman yang baik mengenai cara menata barang di minimarket.
Bicara soal penataan barang, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan. Antara lain sebagai berikut :
1.Kebersihan rak dan barang
tampilan barang dan rak yang bersih tentu membuat pelanggan minimarket tidak segan untuk membeli. Sebaliknya jika rak nampak kumuh dan barang terlihat lusuh tentu mereka enggan untuk memilihnya.
2.Menata barang dengan rapi
Anda tentu akan senang memilih barang yang tertata dengan rapi daripada tatanan barang yang berantakan. Demikian juga dengan konsumen Anda. Penataan produk yang rapi juga bermanfaat untuk memudahkan konsumen dalam memilih barang yang mereka inginkan.
Jangan sampai ada ruang kosong di rak.
3.Penataan Barang dengan Metode LIFO
LIFO merupakan singkatan dari Last in First Out yang berarti barang yang terakhir masuk harus terjual terlebih dahulu. Perlu Anda ketahui, metode ini sangat cocok untuk diterapkan pada jenis produk fashion. Karena produk fashion selalu update sesuai dengan tren yang sedang populer. Dengan menerapkan metode ini, produk yang Anda pajang akan selalu terlihat fresh.
Namun sebaiknya jangan pernah menerapkan metode ini pada jenis produk yang mempunyai tanggal expired seperti makanan dan minuman. Kecuali jika barang yang baru datang itu mempunyai tanggal expired lebih pendek daripada barang sejenis yang sudah tertata di rak.
4.Penataan Barang dengan Metode FIFO
Menata barang secara FIFO (First in First Out) berarti meletakaan barang yang lebih dulu datang pada rak bagian depan. Ini dimaksudkan agar barang lama terjual lebih dulu. Sesuai dengan arti dari singkatan tersebut, masuk pertama, keluar pertama.
Anda boleh menerapkan cara ini pada produk manapun selain fashion dan produk terpengaruh dengan tren. Akan tetapi, jika Anda berhadapan dengan barang yang memiliki tanggal kadaluarsa, sebaiknya Anda memperhatikan jangka waktu sebelum tanggal expired yang tercantum dalam kemasan produk tersebut.
5.Penataan Barang dengan Metode FEFO
Metode FEFO ini singkatan dari First Expired First Out. Meskipun skepanjangannya demikian, jangan disalah artikan bahwa Anda akan menjual barang yang sudah expired agar terjual terlebih dahulu. Penataan barang secara FEFO dititik beratkan pada tanggal expired produk. Produk yang lebih pendek tanggal kadaluarsanya harus diletakkan di deretan depan. Sedangkan dibelakangnya, letakkan barang yang masa expirednya lebih lama, begitu seterusnya.
6.Gabungan Metode Penataan Barang
Saya yakin, tidak ada minimarket yang menerapkan satu saja metode penataan barang. Mereka menggabungkan beberapa metode agar terhindar dari risiko barang expired. Metode gabungan yang dipakai biasanya merupakan perpaduan dari 3 metode yang saya sebutkan sebelumnya.
Satu yang harus Anda ingat. Sebaik apapun cara penataan barang, tetap saja Anda tidak bisa melawan kehendak tuhan. Bisa saja barang yang Anda display tidak laku sama sekali hingga expired. Untuk itu, Anda juga harus paham cara menangani barang expired.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Waspada! Posisi Supermarket Terancam Minimarket | Konsultan Bisnis Manajemen

KONSULTAN BABY SHOP MAHIR, +62 813 – 9864 – 6177, Waspada! Posisi Supermarket Terancam Minimarket Konsultan, Konsultan Ritel, Manajeme...